Dubes Inggris Kunjungi PBD, Dorong Konservasi Raja Ampat-Tambrauw dan Generasi Muda Kuliah di Inggris

oleh -61 Dilihat

SORONG, PBD – Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Dominic Jermey, mengunjungi Provinsi Papua Barat Daya untuk melihat langsung pelaksanaan kerja sama Inggris dan Indonesia dalam memperkuat konservasi keanekaragaman hayati sekaligus mendorong mata pencaharian berkelanjutan bagi masyarakat, Kamis (10/9/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari dukungan Inggris melalui proyek Darwin Extra Ridge-to-Reef Conservation, yang mengintegrasikan upaya konservasi dari kawasan hutan Tambrauw hingga ekosistem laut Raja Ampat. Pendekatan ini menempatkan masyarakat lokal sebagai bagian penting dalam menjaga keberlanjutan ekosistem sekaligus membuka peluang ekonomi.

Dalam kunjungannya, Dominic bertemu dengan Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Genman Hasibuan, serta komunitas yang terlibat dalam berbagai program konservasi dan pengembangan mata pencaharian berkelanjutan.

Ia juga mengunjungi stan-stan komunitas yang menampilkan produk olahan pangan lokal, kerajinan tangan serta berbagai kegiatan konservasi. Menurut Dominic, apa yang ditemuinya menunjukkan bahwa pelestarian alam dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Dari hutan-hutan Tambrauw hingga perairan Raja Ampat, Papua Barat Daya merupakan rumah bagi sebagian keanekaragaman hayati paling luar biasa di dunia. Pendekatan Darwin Extra Ridge-to-Reef menyadari bahwa ekosistem-ekosistem ini saling terhubung dan perlindungannya memerlukan kepemimpinan lokal yang kuat serta kemitraan yang erat,” kata Dominic.

Ia menegaskan Inggris bangga dapat bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dan berbagai mitra lokal untuk memperkuat konservasi, mendukung mata pencaharian berkelanjutan serta mendorong pendanaan jangka panjang bagi pelestarian alam.

Melalui proyek tersebut, Inggris bekerja sama dengan sejumlah mitra di Indonesia, di antaranya Fauna & Flora dan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN). Kerja sama diarahkan untuk memperkuat tata kelola konservasi serta memperluas perlindungan ekosistem daratan dan laut berbasis masyarakat.

Tak hanya berbicara mengenai lingkungan, kunjungan Dominic juga menyentuh sektor pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. Duta Besar Inggris itu mengunjungi Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) dan berdialog dengan akademisi serta mahasiswa mengenai perubahan iklim, pembangunan internasional, pendidikan dan pertukaran internasional.

Dalam kesempatan tersebut, Dominic mendorong lebih banyak anak muda dari Papua Barat Daya untuk memanfaatkan peluang pendidikan melalui Beasiswa Chevening, salah satu program beasiswa bergengsi Pemerintah Inggris.

Dorongan itu disampaikan seiring adanya kabar bahwa tahun ini seorang akademisi yang berdomisili dan bekerja di Sorong akan melanjutkan studi di Inggris melalui program Chevening.

Menurut Dominic, pendidikan menjadi bagian penting dari kerja sama Inggris-Indonesia, khususnya dalam menyiapkan generasi pemimpin masa depan yang mampu berkontribusi terhadap pembangunan daerah maupun isu global.

Kunjungan tersebut sekaligus mempertegas komitmen Inggris untuk mendukung pembangunan kapasitas sumber daya manusia di Papua Barat Daya dan kawasan Papua secara lebih luas, di samping kerja sama dalam bidang konservasi dan perubahan iklim. (**/oke)

📲
Instal Aplikasi Sorong News
Baca berita Papua Barat Daya lebih cepat langsung dari perangkat Anda.
Cara instal di iPhone/iPad:

1. Buka Sorong News dengan Safari.
2. Tekan Bagikan.
3. Pilih Tambahkan ke Layar Utama.
4. Tekan Tambah.
Instalasi otomatis belum tersedia.

Gunakan menu browser: Install App, Install, atau Add to Home Screen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *