Kuasa Hukum Yanto Idorway Minta Massa Bersabar, Kasus Kematian Kini Masuk Tahap Penyidikan

oleh -1 Dilihat

MANOKWARI, PAPUA BARAT – Kuasa hukum almarhum presenter TVRI Papua Barat, Yanto Idorway, Yan Christian Warinussy, meminta keluarga dan massa aksi untuk bersabar serta memberikan kesempatan kepada penyidik Polda Papua Barat mengungkap kasus kematian Yanto secara profesional dan transparan.

Hal itu disampaikan Warinussy saat memberikan keterangan kepada massa aksi yang menggelar demonstrasi di Manokwari, Rabu (2/9/2026),di lampu merah sanggeng.

Menurut Warinussy, penanganan perkara pidana membutuhkan proses investigasi, penyelidikan, hingga penyidikan yang mendalam untuk mengungkap fakta sebenarnya, termasuk mengetahui penyebab dan pihak yang bertanggung jawab atas kematian Yanto Idorway.

“Kita harus mau mengetahui siapa yang membunuh, berarti harus melalui proses dan harus bersabar dengan proses hukum,” ujar Warinussy.

Ia menegaskan, dirinya tidak sedang membela institusi kepolisian, tetapi sebagai bagian dari penegak hukum, pihaknya memahami bahwa proses hukum harus tetap dilalui sesuai ketentuan.

Warinussy menyebut, terdapat perkembangan penting dalam penanganan kasus tersebut. Kasus kematian Yanto Idorway yang sebelumnya berada pada tahap penyelidikan kini telah dinaikkan ke tahap penyidikan oleh Polda Papua Barat.

“Ini sudah menjadi kemajuan karena kasus kematian Yanto Idorway sudah masuk dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan. Kenapa dinaikkan? Karena ada dugaan tindak pidana dan itu sudah disampaikan oleh Dirreskrimum Polda Papua Barat,” katanya.

Ia menjelaskan, setelah perkara dinaikkan ke tahap penyidikan, tugas penyidik adalah mengumpulkan dan melengkapi bukti-bukti untuk membuat terang perkara tersebut.

Menurutnya, penyidik saat ini masih mendalami rangkaian kejadian, termasuk aktivitas Yanto sebelum dinyatakan meninggal dunia.

“Apakah kejadian ini pada tanggal 17 Juli 2026, almarhum keluar dari rumah atau sebelumnya, kemudian kejadian pada 18 Juli 2026 atau sebelumnya. Itu yang sekarang didalami oleh Polda Papua Barat. Mereka harus mencari bukti-bukti yang kuat sampai menemukan titik terang,” jelasnya.

Warinussy juga meminta masyarakat memberikan ruang kepada penyidik untuk bekerja secara maksimal. Ia mengingatkan bahwa pengungkapan perkara pidana bukan pekerjaan ringan dan membutuhkan waktu serta ketelitian.

“Pekerjaan polisi sebagai penegak hukum sangat berat dan bukan pekerjaan ringan. Mari kita memberikan dukungan dan kesempatan kepada penyidik Polda Papua Barat untuk melakukan penyidikan terhadap kasus almarhum Yanto Idorway,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Kapolda Papua Barat telah memerintahkan penyidik senior yang berpengalaman untuk turun tangan menangani perkara tersebut.

Karena itu, Warinussy meminta massa dan keluarga korban memberikan waktu kepada tim penyidik agar dapat bekerja dengan baik dan menemukan titik terang kasus tersebut.

“Mohon bersabar, biarkan penyidik bekerja beberapa hari ke depan agar mereka bisa bekerja dengan baik sampai menemukan titik terang kasus almarhum Yanto Idorway,” katanya.

Menurut Warinussy, tidak seluruh teknis penyidikan dapat disampaikan kepada publik karena ada hal-hal tertentu yang harus dirahasiakan untuk menjaga proses hukum tetap berjalan dan memastikan alat bukti dapat dipertanggungjawabkan hingga ke tahap penuntutan dan persidangan.

“Kita dari penegak hukum juga sudah memberikan dukungan dan kepercayaan penuh kepada Polda Papua Barat agar penyidik bisa bekerja untuk mengungkap kasus ini,” tambahnya.

Warinussy menegaskan bahwa dengan dinaikkannya kasus ke tahap penyidikan, penyidik akan bekerja untuk mengungkap dugaan tindak pidana, termasuk mencari pihak yang bertanggung jawab berdasarkan alat bukti yang diperoleh.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan foto maupun informasi yang belum terverifikasi melalui media sosial apabila menemukan informasi yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

“Informasi apapun yang kita dapatkan, jangan kita sebarkan foto seseorang di media sosial apabila ada indikasi dengan perkara ini. Bawa diam-diam, sampaikan kepada kami sebagai pengacara, kemudian kita antarkan kepada pihak kepolisian,” imbaunya.

Lebih lanjut, Warinussy mengatakan Kapolda Papua Barat telah menghubunginya dan menyatakan kesediaan untuk bertemu langsung dengan keluarga korban apabila keluarga Yanto Idorway ingin menyampaikan persoalan tersebut secara langsung.

Ia kembali menegaskan bahwa Polda Papua Barat telah menunjukkan keseriusan dalam mengungkap kasus kematian Yanto Idorway.

“Polda Papua Barat sudah punya komitmen dan ada keseriusan untuk mengungkap kasus ini. Jadi mari kita memberikan dukungan agar Polda Papua Barat bisa bekerja dengan tenang dan baik,” pungkasnya. (Rolly)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.