Warga Soroti Gedung Baru Puskesmas Tiplol Mayalibit Belum Difungsikan, Pertanyakan Kinerja DPRK Dapil I 

oleh -0 Dilihat

RAJA AMPAT, PBD – Warga kembali menyoroti belum difungsikannya gedung baru Puskesmas Distrik Tiplol Mayalibit di Kampung Go, Kabupaten Raja Ampat, meski bangunan tersebut telah selesai direnovasi. Hingga kini, pelayanan kesehatan masih tetap berlangsung di gedung puskesmas lama.

Persoalan ini sebelumnya juga menjadi perhatian Panitia Khusus (Pansus) DPRK Raja Ampat. Saat melakukan peninjauan lapangan, Pansus menemukan gedung puskesmas tersebut belum dimanfaatkan, bahkan sebagian lingkungan bangunan mulai ditumbuhi rumput. Temuan itu kemudian dituangkan dalam rekomendasi agar Pemerintah Kabupaten Raja Ampat melalui Dinas Kesehatan segera memfungsikan fasilitas tersebut untuk melayani masyarakat. Namun, hingga Jumat (10/7/2026), gedung baru tersebut masih belum dioperasikan.

Kondisi ini memicu kekecewaan masyarakat. Sejumlah warga menyampaikan keluhan melalui media sosial dan meminta Kepala Puskesmas serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Raja Ampat memberikan penjelasan mengenai kendala yang menyebabkan gedung baru belum digunakan.

Salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan, berinisial MKW, mengatakan masyarakat hanya menginginkan penjelasan yang terbuka dari pemerintah.

“Sebenarnya masyarakat hanya ingin mendapatkan penjelasan mengapa gedung yang sudah direnovasi itu belum dipakai. Sampai sekarang pelayanan masih dilakukan di gedung puskesmas lama,” ujarnya.

Menurut MKW, tenaga kesehatan hingga kini masih memberikan pelayanan di gedung Puskesmas lama di Kampung Waifoi, sementara gedung baru yang telah direnovasi belum dimanfaatkan.

Ia juga mempertanyakan efektivitas penggunaan anggaran renovasi apabila bangunan yang telah selesai dikerjakan tidak segera dioperasikan.

“Kalau kondisi ini terus dibiarkan, anggaran yang sudah digunakan untuk renovasi akan menjadi mubazir karena fasilitas pelayanan kesehatan tersebut belum dimanfaatkan,” katanya.

Selain meminta penjelasan dari Dinas Kesehatan, warga juga menyoroti peran anggota DPRK Raja Ampat dari Daerah Pemilihan (Dapil) I.

Menurut mereka, wakil rakyat seharusnya lebih aktif mengawal tindak lanjut rekomendasi Pansus serta memperjuangkan agar gedung puskesmas segera difungsikan.

“Masak kami pilih untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat, tetapi sampai sekarang kondisinya masih seperti ini. Kami berharap anggota DPRK Dapil I benar-benar mengawal persoalan ini, bukan menunggu sampai periode berikutnya,” ujar MKW.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Raja Ampat, khususnya Dinas Kesehatan, segera memberikan penjelasan secara terbuka mengenai alasan belum dioperasikannya gedung baru Puskesmas Distrik Tiplol Mayalibit, sekaligus menyampaikan langkah konkret agar fasilitas tersebut dapat segera digunakan guna meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Distrik Tiplol Mayalibit. (Niko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.