WAISAI, PBD – Pemerintah Kabupaten Raja Ampat melalui Wakil Bupati Raja Ampat, Drs. Mansyur Syahdan, M.Si., memimpin pelaksanaan Serah Terima Jabatan (Sertijab) 24 Kepala Distrik dan 4 Lurah yang baru dilantik. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Wayag, Kantor Bupati Raja Ampat, pada Jumat (17/7/2026).
Prosesi sertijab dihadiri Asisten I Setda, Asisten II Setda, Staf Ahli Bupati, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Secara simbolis, serah terima jabatan dilakukan dari Alfred Suruan, S.STP., yang kini menjabat Kepala Bagian Pemerintahan Setda Raja Ampat, kepada Abdul Surfin Seseray, S.IP., selaku Kepala Distrik Kota Waisai yang mewakili seluruh kepala distrik dan lurah yang baru dilantik.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Mansyur Syahdan menegaskan bahwa pemerintah distrik merupakan wajah pemerintah daerah karena menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat hingga ke tingkat kampung dan RT/RW.
“Keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan daerah tidak dapat dipisahkan dari keberhasilan pemerintah distrik. Karena itu, saya berharap seluruh kepala distrik dan lurah menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar setiap pelaksanaan tugas selalu dilakukan dengan koordinasi yang baik, menjaga komitmen, serta memastikan kesinambungan roda pemerintahan di setiap wilayah.
Menurutnya, serah terima jabatan bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan bagian dari tata kelola pemerintahan yang akuntabel, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Wakil Bupati juga menekankan pentingnya setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) menjunjung tinggi nilai-nilai dasar ASN, etika profesi, serta memiliki integritas dalam menjalankan tugas sebagai pelaksana kebijakan publik dan pelayan masyarakat.
Selain itu, ia mengajak seluruh kepala distrik dan lurah untuk terus mengamalkan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK, memperkuat kolaborasi, menjaga loyalitas, serta membangun sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Raja Ampat.
“Jadilah pemimpin yang hadir di tengah masyarakat, mampu mendengar, melayani, dan memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi warga,” pesannya. (Niko)







