SORONG, PBD – Kabupaten Tambrauw berhasil keluar sebagai Juara Umum Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-II Tingkat Provinsi Papua Barat Daya Tahun 2026 setelah mengumpulkan 390 poin. Menggeser pemegang piala bergilir sebelumnya dari Kota Sorong. Prestasi tersebut diumumkan pada malam penutupan MTQ II yang berlangsung di Halaman MAN Kota Sorong, Sabtu malam (4/7/2026).
Penutupan MTQ II berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pengurus LPTQ, para kafilah dari enam kabupaten/kota, dewan hakim, panitera, serta masyarakat yang memadati arena utama.
Berdasarkan hasil penilaian dewan hakim, Kabupaten Tambrauw menempati peringkat pertama dengan 390 poin, disusul Kota Sorong di posisi kedua dengan 350 poin, Kabupaten Sorong di peringkat ketiga dengan 295 poin, Kabupaten Maybrat di urutan keempat dengan 265 poin, Kabupaten Raja Ampat di posisi kelima dengan 115 poin, dan Kabupaten Sorong Selatan di urutan keenam dengan 45 poin.
Dalam sambutan Gubernur Provinsi Papua Barat Daya, Elisa Kambu menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia penyelenggara, LPTQ, dewan hakim, peserta, pemerintah kabupaten/kota, aparat keamanan, tenaga kesehatan, relawan, dan seluruh pihak yang telah menyukseskan pelaksanaan MTQ II sehingga berlangsung aman, tertib, lancar, dan penuh khidmat.
Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan untuk mencari juara, tetapi menjadi sarana syiar Islam, media dakwah, sekaligus wahana membangun kecintaan umat terhadap Al-Qur’an.
“Nilai utama yang hendaknya kita bawa pulang bukan hanya prestasi, tetapi juga semangat untuk membaca, memahami, menghayati, dan mengamalkan kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” pesan Gubernur.
Pemerintah Provinsi juga menekankan komitmennya membangun masyarakat yang harmonis, damai, dan saling menghormati. Nilai-nilai Al-Qur’an tentang kejujuran, keadilan, persaudaraan, kasih sayang, dan kepedulian sosial dinilai sangat relevan dalam memperkuat persatuan serta mendukung pembangunan daerah yang inklusif dan berkeadilan.
Kepada para peserta, pemerintah berharap agar terus mengembangkan potensi dan meningkatkan kualitas ilmu sehingga mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. Bagi peserta yang belum meraih prestasi, diingatkan agar tidak berkecil hati dan menjadikan pengalaman mengikuti MTQ sebagai motivasi untuk terus belajar dan berlatih dengan ikhlas.
Sementara itu, kepada para kafilah yang berhasil meraih prestasi, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menyampaikan ucapan selamat serta berharap para juara dapat terus mempersiapkan diri untuk mewakili Papua Barat Daya pada MTQ Tingkat Nasional dengan semangat, dedikasi, dan rasa tanggung jawab yang tinggi.
Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya juga menegaskan akan terus mendukung pembinaan generasi Qur’ani melalui sinergi bersama LPTQ, pemerintah kabupaten/kota, lembaga pendidikan, serta seluruh elemen masyarakat guna melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga berakhlak mulia, berkarakter, cerdas, dan mampu berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah, bangsa, dan negara.
“Dengan mengucapkan Alhamdulillahi Rabbil ‘Alamin, MTQ Ke-II Tingkat Provinsi Papua Barat Daya Tahun 2026 secara resmi ditutup. Acara ditutup dengan doa bersama sebagai harapan agar nilai-nilai Al-Qur’an terus menjadi pedoman dalam membangun Papua Barat Daya yang maju, sejahtera, harmonis, dan berlandaskan nilai keimanan serta persatuan, ” tutup Gubernur. (Oke)







