PAPEDA Summit 2026 Siap Digelar 2-4 September, Targetkan Rekomendasi Kebijakan untuk Papua Berkelanjutan

oleh -6 Dilihat

SORONG, PBD – Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu bersama Wakil Gubernur Ahmad Nausrau, panitia pelaksana, dan EcoNusa menggelar pertemuan final di salah satu Hotel Kota Sorong, Kamis (27/8/2026). Agenda utama pertemuan adalah mematangkan persiapan menjelang Papua Sustainable Development Summit atau PAPEDA Summit yang akan berlangsung pada 2-4 September 2026 di Sorong.

Dalam arahannya, Gubernur Elisa Kambu menekankan pentingnya kekompakan dan profesionalisme seluruh panitia. Ia meminta seluruh tim bekerja secara solid, terbuka, dan transparan agar kegiatan berjalan lancar dan memberikan pelayanan terbaik bagi para peserta.

“Panitia harus solid, bekerja bersama, terbuka dan transparan. Jangan ada kecurigaan di antara kita. Jaga hati dan jaga kekompakan,” pesan Elisa.

Orang nomor satu di Papua Barat Daya itu menegaskan bahwa keterlibatan semua pihak dalam PAPEDA Summit bukan untuk kepentingan pribadi. Menurutnya, kegiatan ini adalah bentuk kepedulian, komitmen, dan tanggung jawab bersama terhadap masa depan pembangunan di Papua Barat Daya dan Tanah Papua secara umum. Ia mengajak seluruh panitia untuk bekerja dengan tulus dan ikhlas, karena forum ini merupakan arena untuk memberikan kontribusi nyata.

Gubernur juga menginstruksikan panitia untuk mengecek ulang seluruh aspek teknis. Mulai dari akomodasi, konsumsi, koordinasi, hingga kesiapan pelayanan peserta menjadi perhatian utama karena dinilai sebagai faktor kunci keberhasilan kegiatan berskala besar ini. Sebelum pelaksanaan pada 2 September, Elisa meminta diadakan pertemuan khusus antara pimpinan, tim, dan para mitra yang telah hadir untuk menyamakan persepsi dan memastikan kesiapan akhir.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Papua Barat Daya Julian Kelly Kambu menyebut PAPEDA Summit sebagai forum strategis untuk menyatukan persepsi dan merumuskan arah pembangunan berkelanjutan di Tanah Papua. Ia memastikan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan akan hadir sebagai keynote speaker sekaligus membuka kegiatan secara resmi.

Sejumlah kementerian lain juga telah dihubungi dan diharapkan turut hadir, di antaranya Bappenas, Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, serta Kementerian Dalam Negeri. Pejabat setingkat deputi dan direktur dari kementerian dan lembaga terkait juga dijadwalkan hadir.

Dari sisi peserta, Kelly menyebut saat ini sudah sekitar 800 orang yang terdaftar. Ia memprediksi jumlah peserta pada hari pertama pembukaan bisa mencapai 1.000 orang. Sementara pada hari kedua dan ketiga diperkirakan sekitar 500 peserta.

Pembukaan PAPEDA Summit akan dipusatkan di Gedung Lambert Jitmau. Sedangkan rangkaian diskusi dan kegiatan lainnya akan berlangsung di beberapa hotel, dengan aktivitas utama dipusatkan di Vega Prime Hotel. Sebanyak 130 pembicara telah dikonfirmasi untuk membahas berbagai isu strategis.

Isu yang akan dibahas mencakup aspek ekonomi, sosial, lingkungan, ekonomi biru, ekonomi hijau, perdagangan karbon, hingga pemberdayaan dan keterlibatan masyarakat adat. Forum ini akan mempertemukan pemerintah, masyarakat adat, mitra pembangunan, dan pemangku kepentingan lainnya.

Tujuan utama PAPEDA Summit adalah menghasilkan rekomendasi kebijakan yang akan disampaikan kepada pemerintah pusat sebagai aspirasi masyarakat Tanah Papua. Selain itu, forum ini juga ditargetkan menghasilkan Deklarasi Sorong tentang pembangunan berkelanjutan.

Kelly berharap rekomendasi yang dihasilkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah pusat dalam menyusun kebijakan lintas sektor, khususnya terkait lingkungan, pembangunan ekonomi dan sosial, serta masyarakat adat. “Kami sangat berharap Kementerian Kehutanan hadir dan menyerahkan SK hutan adat sebagai bagian dari upaya memperkuat hak dan pemberdayaan masyarakat adat,” pungkasnya.

Dengan mengusung semangat kolaborasi, PAPEDA Summit 2026 diharapkan tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga melahirkan langkah nyata. Deklarasi Sorong dan rekomendasi kebijakan yang dihasilkan ditargetkan menjadi fondasi baru pembangunan Papua yang adil, lestari, dan berpihak pada masyarakat adat. (Dav)

📲
Instal Aplikasi Sorong News
Baca berita Papua Barat Daya lebih cepat langsung dari perangkat Anda.
Cara instal di iPhone/iPad:

1. Buka Sorong News dengan Safari.
2. Tekan Bagikan.
3. Pilih Tambahkan ke Layar Utama.
4. Tekan Tambah.
Instalasi otomatis belum tersedia.

Gunakan menu browser: Install App, Install, atau Add to Home Screen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *