Camp Pekerja Dibakar KKB, Polres Tambrauw Tingkatkan Patroli Gabungan di Distrik Fef

oleh -5 Dilihat

TAMBRAUW, PBD – Polres Tambrauw meningkatkan pengamanan dan patroli rutin pascainsiden penyerangan serta pembakaran camp pekerja proyek pembangunan jalan di Kabupaten Tambrauw yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersanjata (KKB). Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif.

Kasubsi Penmas Humas Polres Tambrauw, Ipda La Ode Nursalim dalam keterangannya mengatakan Kapolres Tambrauw AKBP Eddwar Martua Pandjaitan, S.I.K., M.H., bersama personel gabungan Polres Tambrauw, Brimob, TNI, dan unsur masyarakat terus melakukan pengamanan di sejumlah titik rawan.

Pada Jumat (6/11/2026), Kapolres bersama personel gabungan melaksanakan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), pengumpulan barang bukti, serta pemantauan situasi keamanan disekitar camp perusahaan dan Jembatan Imor Lama, Distrik Fef.

Dalam perkembangan penanganan insiden tersebut, pekerja terakhir yang sebelumnya dilaporkan hilang, yakni Naharudin (41), berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dan telah dievakuasi. Dengan demikian, seluruh tujuh pekerja proyek yang terdampak insiden tersebut telah ditemukan dan dievakuasi.

Sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan gangguan keamanan susulan, Kapolres juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan di Kabupaten Tambrauw.

Patroli gabungan bersama personel Brimob, Kodim 1810/Tambrauw, dan Satgas Pamrahwan 764 turut ditingkatkan. Pengamanan dilakukan secara terbuka maupun tertutup, disertai patroli mobile di wilayah Distrik Fef, Distrik Bamusbama, dan sejumlah wilayah sekitarnya.

Kapolres juga menginstruksikan jajaran Intelkam untuk meningkatkan deteksi dini terhadap potensi gangguan Kamtibmas. Sementara Satbinmas diminta mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat, dan Satreskrim terus melakukan penyelidikan serta penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Melalui langkah tersebut, Polres Tambrauw menegaskan komitmennya untuk memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat, mencegah gangguan keamanan, serta memastikan aktivitas masyarakat dapat berlangsung dengan baik.

Polres Tambrauw turut mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, dan tidak menyebarkan kabar yang berpotensi menimbulkan keresahan. Masyarakat juga diharapkan berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

Diketahui, insiden penyerangan terjadi pada Rabu (4/11/2026) di Kampung Sikor, Distrik Fef. Peristiwa tersebut menyasar pekerja proyek pembangunan jalan dan disertai pembakaran sejumlah fasilitas serta kendaraan perusahaan, diantaranya basecamp, sepeda motor, mobil Hilux, truk, dan ekskavator. (oke)

📲
Instal Aplikasi Sorong News
Baca berita Papua Barat Daya lebih cepat langsung dari perangkat Anda.
Cara instal di iPhone/iPad:

1. Buka Sorong News dengan Safari.
2. Tekan Bagikan.
3. Pilih Tambahkan ke Layar Utama.
4. Tekan Tambah.
Instalasi otomatis belum tersedia.

Gunakan menu browser: Install App, Install, atau Add to Home Screen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *