Jenazah Letda Jihad Tiba di Sorong, Prajurit Kopassus Diduga Tertembak Rekan Sejawat di Solo

oleh -1899 Dilihat

SORONG, PBD – Duka mendalam menyelimuti keluarga Mayor Inf Dr. H. Triyana, S.Pd.I., M.Pd.I., setelah putra keduanya, Letda Inf Jihad Ahmad Al-Rasyid, S.Tr.(Han), meninggal dunia akibat insiden dugaan penembakan oleh rekan sejawatnya saat bertugas di Solo, Jawa Tengah.

Jenazah perwira pertama TNI Angkatan Darat yang bertugas di satuan elite Komando Pasukan Khusus (Kopassus) itu tiba di Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada Minggu siang (25/10/2026), untuk selanjutnya disemayamkan di rumah duka di jalan Kanal Victory dan dimakamkan di Taman Makam Bahagia Sorong.

Kedatangan jenazah diantar langsung oleh Komandan Grup 2 Kopassus, Brigjen TNI Edwin Apria Candra bersama isteri disambut suasana haru keluarga, kerabat, serta jajaran TNI. Ayah almarhum, Mayor Inf Dr. H. Triyana, saat ini menjabat Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 181/PVT Sorong, sedangkan ibunya, Hj. Zainab Jelfoom, S.IP., merupakan Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Sorong.

Dalam prosesi penghormatan terakhir, Komandan Korem 181/PVT Sorong, Brigjen TNI Slamet Riadi, bersama Komandan Grup 6 Kopassus, Brigjen TNI Richard Arnold Y. Sangari, memimpin upacara sejak dari rumah duka hingga pemakaman.

Ditengah suasana kehilangan, pihak keluarga yang diwakili Lantoga Sapua mempertanyakan sebab musabab almarhum meninggal dunia. Pada kesempatan itu mereka menerima informasi mengenai perkembangan penanganan kasus yang merenggut nyawa almarhum. Menurut keterangan yang disampaikan Danyon yang mengantar jenazah di hadapan keluarga, pelaku dalam insiden tersebut telah diproses oleh satuan Kopassus.

Meski demikian, perkembangan lebih lanjut terkait kronologi kejadian, motif, status hukum terduga pelaku, serta hasil pemeriksaan belum dijelaskan dalam informasi yang diterima. Proses penanganan perkara diharapkan dapat berjalan secara transparan dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Dalam kesempatan melayat, harapan agar kasus tersebut diusut secara terang juga disampaikan kepada anggota DPD RI, Hartono. Keluarga dan pihak yang hadir berharap ada pengawalan terhadap proses penegakan hukum agar peristiwa yang menewaskan almarhum memperoleh kejelasan dan keadilan.

Hartono pun bersedia membantu mengawal persoalan tersebut. Ia juga menghubungi Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Letjen TNI Rafael Granada Baay, agar perkembangan peristiwa ini mendapat perhatian. Persoalan tersebut juga direncanakan untuk ditanyakan dalam rapat dewan.

Bagi keluarga, kejelasan proses hukum menjadi hal penting di tengah duka yang mereka alami. Peristiwa yang menimpa Jihad diharapkan tidak berhenti pada penanganan internal semata, tetapi juga memberikan kepastian mengenai fakta kejadian dan pertanggungjawaban sesuai hukum.

Kepergian Jihad menjadi pukulan berat bagi keluarga Mayor Inf Triyana dan Hj. Zainab Jelfoom. Sebelumnya, putra sulung mereka telah meninggal dunia ketika masih berusia sekitar 16 tahun. Kini, Jihad, putra kedua yang baru kembali dari Rusia, juga meninggal dunia dalam insiden saat bertugas.

Keluarga kini hanya memiliki seorang putri bungsu bernama Nurul. Kehilangan dua putra dalam rentang waktu berbeda menjadi ujian berat bagi keluarga yang dikenal baik dan ramah di lingkungan masyarakat maupun pekerjaan.

Bagi orang-orang yang mengenal keluarga ini, duka tersebut menjadi pengingat bahwa setiap keluarga memiliki perjuangan dan ujian hidup yang tidak selalu terlihat oleh orang lain.

Ditengah kehilangan yang mendalam, doa terus dipanjatkan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, sementara keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan.

Allahummaghfir lahu warhamhu. Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi ketabahan. Aamiin ya Rabbal ‘alamin. (redaksi sorongnews.id)

📲
Instal Aplikasi Sorong News
Baca berita Papua Barat Daya lebih cepat langsung dari perangkat Anda.
Cara instal di iPhone/iPad:

1. Buka Sorong News dengan Safari.
2. Tekan Bagikan.
3. Pilih Tambahkan ke Layar Utama.
4. Tekan Tambah.
Instalasi otomatis belum tersedia.

Gunakan menu browser: Install App, Install, atau Add to Home Screen.

Responses (33)

  1. Tuhan berdukacita atas berpulangnya Letda Inf Jihad Semoga almarhum Letda Inf Jihad mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Terkait insiden ini, kita percayakan sepenuhnya kepada Kopassus bekerja secara profesional dan tranparan terhadap pelaku pelanggaran untuk mengawal ketat penegakan hukum sampai tuntas

  2. Kasus ini harus diusut secara transparan dan profesional. Jangan sampai tindakan oknum menggeneralisasi seluruh institusi Kopassus, yang selama ini bertugas menjaga keamanan masyarakat. Tegakkan hukum secara adil dan berdasarkan fakta.

  3. Turut Berduka Cita semoga alm di terima di
    sisi yang maha kuasa, kita jangan terlalu terburu buru menyimpulkan motif atau menyebar berita sebelum pasti kebenarannya , kita pantau dan hormati proses penyelidikannya biar fakta menjadi dasar penilaiannya

  4. Saya tahu bagaimana Kopassus ini, jangan terburu-buru menyimpulkan motif atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Hormati proses penyelidikan dan biarkan fakta menjadi dasar penilaian.

  5. Hormat setinggi-tingginya buat abang Kopassus. RIP. Yuk luangkan waktu buat doa, dan ttp trust sama proses hukum yg lagi berjalan.

  6. Turut berduka cita mendalam. Smg kirg yg ditinggalkan diberi ketabahan. Yg tewas dlm tugas adl syahid, smg husnul khotimah.

  7. Semoga almarhum ditempatkan di tempat terbaik di sisi Tuhan. Aamiin. Mari kt mendoakannya dan memercayakan proses hukum berjalan sebagaimana mestinya. 🙏

  8. Turut berduka cita. Kita semua berharap kejadian serupa tidak terulang kembali. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya.

  9. Komentar penutup yang menyejukkan
    Semoga almarhum husnul khatimah, keluarga tabah, dan proses hukum berjalan sesuai ketentuan.
    Turut berduka sedalam-dalamnya. Semoga doa kita menjadi penguat bagi keluarga yg ditinggalkan.

  10. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga almarhum/almarhumah husnul khatimah dan mendapat tempat terbaik di sisi-Nya.

  11. Innalillahi wa innailaihi rojiun. Turut berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya anggota Kopassus ini. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, segala amal ibadahnya diterima, dan keluarga yg ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan. Mari kita sama-sama mendoakan almarhum dan menghormati keluarga yg sedang berduka. Terkait peristiwa ini, sebaiknya kita menunggu hasil penyelidikan resmi dan mempercayakan proses hukum kepada pihak yg berwenang agar semuanya jelas dan adil. 🙏

  12. berduka cita atas wafatnya Letda Inf Jihad. Semoga amal ibadahnya diterima di sisi-Nya. Sebagai rakyat, kita tetap menaruh kepercayaan penuh kepada Kopassus dan jajaran TNI untuk mengusut tuntas peristiwa ini secara objektif dan profesional sesuai hukum yang berlaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *