Belajar dari Lokasi Karhutla, YBSH Ajak Pelajar Sorong Jadi Garda Terdepan Penjaga Hutan Sagu

oleh -59 Dilihat

SORONG, PBD – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bukan hanya mengancam kelestarian alam, tetapi juga berdampak pada dunia pendidikan. Menyikapi persoalan tersebut, Yayasan Bersama Satu Harmoni (YBSH) mengajak generasi muda memahami pentingnya menjaga lingkungan melalui wisata edukasi di kawasan hutan sagu, Jalan Kontainer, SP 2, Kabupaten Sorong, Sabtu (31/10/2026).

Kegiatan yang bertepatan dengan momentum Hari Sumpah Pemuda ke-98 tahun 2026 ini mengusung tema “Jaga Hutan, Jaga Lingkungan, Jaga Masa Depan”. Para pelajar diajak melihat langsung kawasan yang terdampak karhutla sekaligus memahami penyebab, dampak, serta langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

Wisata lingkungan tersebut melibatkan pelajar dari SMA Muhammadiyah Sorong, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Model Sorong, SMK Negeri 1 Kota Sorong, SMK Negeri 3 Kota Sorong, SMA Negeri 3 Kota Sorong, SMK Negeri Kabupaten Sorong, dan SMA Negeri 2 Kabupaten Sorong.

Rangkaian kegiatan diawali dengan studi lapangan dan pengamatan kontekstual di kawasan hutan sagu. Dalam kesempatan itu, narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Papua Barat Daya memberikan penjelasan mengenai faktor penyebab terjadinya karhutla. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Papua Barat Daya dan Kementerian Agama Kota Sorong di Lapangan Futsal Banyu Langit, SP 2, Kabupaten Sorong.

Ketua YBSH, Syamsudin Djohan, S.H., mengatakan kegiatan tersebut menggunakan pendekatan ecotheology atau ekoteologi, yakni menghubungkan pelestarian alam dengan tanggung jawab manusia serta nilai-nilai spiritual.

Menurutnya, edukasi lingkungan menjadi semakin penting ketika karhutla berdampak pada aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan belajar mengajar yang membuat siswa harus belajar dari rumah.

“Anak-anak kembali harus belajar dari rumah akibat persoalan lingkungan. Ini menjadi perhatian kita bersama, sehingga perlu ada edukasi agar mereka memahami pentingnya menjaga alam,” ujar Syamsudin.

Mantan anggota DPR Kota Sorong itu menegaskan, kepedulian terhadap lingkungan tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Karena itu, para pelajar juga membubuhkan tanda tangan sebagai bentuk komitmen moral untuk ikut menjaga kelestarian alam.

“Ini bukan sekadar tanda tangan simbolis. Kami berharap tumbuh kesadaran dalam diri anak-anak bahwa mereka memiliki tanggung jawab untuk menjaga lingkungan,” katanya.

Syamsudin berharap komitmen para pelajar tersebut dapat diteruskan kepada pemerintah provinsi hingga pemerintah pusat sebagai pesan bahwa masyarakat Papua Barat Daya memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Ia juga mendorong dukungan yang lebih luas agar edukasi serupa dapat menjangkau lebih banyak generasi muda.

Sementara itu, Ketua Komunitas Siswa Pecinta Alam (SISPALA) Kabupaten Sorong, Indri Veronika, mengapresiasi langkah YBSH yang memberikan edukasi pencegahan karhutla secara langsung kepada pelajar.

Menurut Indri, kegiatan tersebut memberikan pengetahuan baru sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian hutan, khususnya di Kota dan Kabupaten Sorong.

“Dengan kegiatan hari ini, kami mendapat ilmu baru, edukasi yang dapat memberikan pemahaman agar generasi muda punya tanggung jawab menjaga alam tetap hijau,” ucap Indri, yang merupakan perwakilan siswa SMA Negeri 2 Kabupaten Sorong.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mengambil langkah sederhana dalam menjaga lingkungan, mulai dari tidak membuang sampah sembarangan hingga tidak melakukan pembakaran lahan secara sengaja.

Melalui kegiatan ini, YBSH berharap momentum Sumpah Pemuda tidak hanya menjadi peringatan sejarah, tetapi juga menjadi penggerak bagi generasi muda untuk mengambil bagian dalam menjaga hutan, mencegah karhutla, dan memastikan lingkungan yang lestari bagi masa depan Papua Barat Daya. (Oke)

📲
Instal Aplikasi Sorong News
Baca berita Papua Barat Daya lebih cepat langsung dari perangkat Anda.
Cara instal di iPhone/iPad:

1. Buka Sorong News dengan Safari.
2. Tekan Bagikan.
3. Pilih Tambahkan ke Layar Utama.
4. Tekan Tambah.
Instalasi otomatis belum tersedia.

Gunakan menu browser: Install App, Install, atau Add to Home Screen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *