Petani Jamur Tiram Bertahan Ditengah Pandemic Covid 19

oleh -5 Dilihat

SORONG, – Pandemic Covid 19 membuat semua lini usaha terkena dampak. Pun demikian dengan pengusaha asli Papua Frengki Duwith yang saat ini harus putar otak buat menambah penghasilan dari usahanya sebagai petani Jamur tiram di Kelurahan Malasom, Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat.

Sore itu, Minggu (1/11) lulusan Sarjana Kehutanan salah satu perguruan tinggi di Kota Sorong ini, sedang melihat dua orang kerabatnya yang sedang mengelas salah satu fasilitas sterilisasi jamur.

Kedua kerabatnya ini ternyata mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Jogjakarta. Akibat Pandemic, kedua kerabatnya ini balik kampung karena perkuliahan juga terganggu.

“Saya sejak kecil memang sudah diajarkan orang tua untuk cari uang sendiri. Sebelum jadi petani jamur, Saya ojek, bawa mobil rental, pekerjaan serabutan. Menjadi pengusaha seperti ini, Saya juga sambil motivasi saudara dan anak-anak Papua lainnya. Ikut dulu orang, dari bawahan kemudian jadi pemimpin sendiri. Soal gaji, sabar dulu, semua berproses nanti gantian kita yang bangga bisa menggaji orang. Motivasi ini terus saya berikan supaya image bahwa anak Papua itu pemalas, pemabuk, tidak tahu kerja itu perlahan bisa berkurang dengan bimbingan dari semua pihak termasuk Saya sebagai anak asli Papua,” ujar Frengki.

📲
Instal Aplikasi Sorong News
Baca berita Papua Barat Daya lebih cepat langsung dari perangkat Anda.
Cara instal di iPhone/iPad:

1. Buka Sorong News dengan Safari.
2. Tekan Bagikan.
3. Pilih Tambahkan ke Layar Utama.
4. Tekan Tambah.
Instalasi otomatis belum tersedia.

Gunakan menu browser: Install App, Install, atau Add to Home Screen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *