SORONG, PBD – Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya (PBD) resmi melepas dua putra-putri terbaik yang terpilih sebagai Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Pusat Tahun 2026. Keduanya akan mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan di PPSDM Kemendikdasmen, Depok, Jawa Barat.
Prosesi pelepasan berlangsung di Lapangan Apel Kantor Gubernur Papua Barat Daya, Senin (13/7/2026), dipimpin langsung Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, didampingi Sekretaris Daerah, jajaran Forkopimda, serta tamu undangan.
Dua peserta yang mewakili Papua Barat Daya di tingkat nasional adalah Pieter Felix Paskah Yapen dari SMA Negeri 1 Raja Ampat, Kabupaten Raja Ampat, dan Vila Delvia Nauri dari SMA YPPK Seminari Petrus Van Diepen, Kabupaten Sorong.
Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, menyampaikan harapannya agar kedua calon Paskibraka tidak hanya mengikuti seluruh rangkaian pendidikan dan pelatihan, tetapi juga memperoleh kehormatan menjalankan tugas pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di tingkat nasional.
“Kita berharap mereka berdua bisa mendapatkan penugasan di sana. Doa itu yang utama. Menjadi bagian dari seluruh proses di tingkat nasional saja sudah merupakan kebanggaan bagi Papua Barat Daya,” ujar Elisa.
Ia juga berpesan agar keduanya menjaga nama baik Provinsi Papua Barat Daya, keluarga, dan sekolah asal selama mengikuti pelatihan.
“Saya harap mereka menjaga nama baik Papua Barat Daya, nama baik keluarga, dan sekolahnya. Tunjukkan sikap yang baik, disiplin, serta mampu bergaul dengan peserta dari seluruh Indonesia,” pesannya.
Menurut Elisa, kesempatan mengikuti seleksi dan pelatihan di tingkat nasional juga menjadi momentum bagi para peserta untuk memperluas jaringan pertemanan dan menambah pengalaman bersama calon Paskibraka dari berbagai provinsi.
“Mereka harus bisa berinteraksi dan membangun jejaring dengan teman-teman Paskibraka dari daerah lain. Setelah pulang nanti, mereka memiliki banyak teman dan pengalaman yang akan menjadi bekal di masa depan,” tuturnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Papua Barat Daya, Drs. George Japsenang, M.Si., mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses seleksi yang ketat mulai dari tingkat provinsi hingga nasional.
Menurutnya, tahapan seleksi meliputi tes wawasan kebangsaan, intelegensi, kesehatan, hingga kemampuan baris-berbaris yang melibatkan berbagai instansi, seperti Dinas Kesehatan, RS John P. Wanane, Brimob, Polda, dan unsur kepanitiaan lainnya.
George menjelaskan, pada akhir Mei 2026 panitia mengirim tiga pasang calon Paskibraka ke tingkat pusat. Setelah mengikuti seleksi nasional, satu pasang dinyatakan lolos mewakili Papua Barat Daya.
Selain itu, ia menyampaikan bahwa pemusatan latihan bagi Calon Paskibraka Tingkat Provinsi Papua Barat Daya akan dimulai pada akhir Juli hingga awal Agustus 2026.
Sebanyak 35 putra-putri terbaik dari enam kabupaten/kota akan mengikuti pemusatan latihan selama sekitar 15 hingga 16 hari di Aimas Hotel, Kabupaten Sorong, sebagai persiapan pelaksanaan Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Papua Barat Daya.
George menambahkan, peserta yang sebelumnya mengikuti seleksi nasional namun belum lolos ke tingkat pusat akan kembali bergabung bersama peserta lainnya dalam Paskibraka tingkat provinsi.
“Semua akan bergabung kembali dalam pemusatan latihan tingkat provinsi untuk mempersiapkan pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Papua Barat Daya,” pungkasnya. (**/oke)







