RAJA AMPAT, PBD – Kepedulian masyarakat terhadap kelestarian laut Raja Ampat kembali terlihat melalui aksi pengawasan terhadap aktivitas yang diduga mengancam keamanan dan keberlanjutan wilayah perairan.
Sebuah video berdurasi sekitar 56 detik yang beredar menunjukkan masyarakat mengejar sebuah perahu jongson berukuran cukup besar di wilayah perairan Raja Ampat. Peristiwa tersebut menjadi gambaran bahwa masyarakat tidak tinggal diam ketika melihat aktivitas yang dinilai dapat merusak laut.
Kepala BLUD KKP Raja Ampat, Hasan Makassar, mengapresiasi kepedulian tersebut. Menurutnya, menjaga laut bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Semua, tentu kita semua tidak menghendaki hal semacam ini terjadi. Kami juga selalu berkoordinasi dengan APH,” ujar Hasan, Minggu (16/8/2026).
Hasan mengatakan, BLUD KKP Raja Ampat selama ini terus membangun koordinasi dengan aparat penegak hukum dalam upaya mencegah dan menangani berbagai aktivitas yang mengancam sumber daya laut.
Ia menyebut, sekitar satu bulan lalu, Polairud dengan dukungan BLUD KKP Raja Ampat telah menangkap dua orang yang diduga sebagai pelaku pengeboman ikan di wilayah Batanta. Kasus tersebut kini telah ditangani aparat penegak hukum.
Menurut Hasan, pengawasan laut bukan pekerjaan sederhana. Luasnya wilayah perairan Raja Ampat membutuhkan kerja sama antara pemerintah, aparat keamanan, masyarakat pesisir, nelayan, serta seluruh pemangku kepentingan.
“Tentu ini bukan pekerjaan yang sederhana. Perlu dukungan dari berbagai pihak,” tegasnya.
Ia mengajak masyarakat untuk terus memberikan informasi dan masukan yang positif serta konstruktif, sehingga upaya menjaga keamanan laut dapat dilakukan secara bersama-sama tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat.
“Karenanya perlu masukan-masukan positif dan konstruktif untuk sama-sama kita menjaga Raja Ampat. Terima kasih atas semua atensinya,” katanya.
Hasan berharap kepedulian masyarakat terhadap laut terus tumbuh. Sebab, kelestarian laut Raja Ampat tidak hanya menyangkut lingkungan, tetapi juga menjadi bagian penting dari keberlangsungan kehidupan masyarakat yang menggantungkan penghidupannya pada sumber daya laut.
“Semoga kepedulian ini terus mendukung peningkatan kebaikan bagi warga Raja Ampat,” tandasnya. (Niko)







