SORONG, PBD – Upacara detik-detik Proklamasi HUT ke-81 Kemerdekaan RI di lingkungan Pemerintah Kota Sorong, Senin (17/8/2026), berlangsung khidmat. Ditandai bunyi sirine, seluruh rangkaian upacara berjalan lancar hingga pengibaran Sang Saka Merah Putih sukses dilaksanakan Paskibraka Kota Sorong.
Wali Kota Sorong Septinus Lobat, SH., M.PA bertindak sebagai Inspektur Upacara. Usai upacara, Wali Kota turun dari podium dan menyalami Komandan Upacara Kapten Inf Yusri Sunir, Danramil 1802-04 Seget, sebagai bentuk apresiasi atas suksesnya pelaksanaan upacara.
Momen pengibaran Merah Putih menjadi perhatian ketika pembawa baki utama, Denatha Atventya Ronsumre, siswi SMAN 2 Kota Sorong, melangkah tegap menaiki podium untuk menerima Sang Saka Merah Putih dari Wali Kota Sorong. Selanjutnya, Chrisnael A. Lolupua dan Marselino Bernard Idjie, keduanya siswa SMAN 3 Kota Sorong, menjalankan tugas sebagai pembentang dan penarik tali bendera.
Saat lagu Indonesia Raya berkumandang, Merah Putih berhasil dibentangkan dan dikibarkan hingga ujung tiang dengan sempurna. Keberhasilan tersebut langsung disambut kelegaan dan haru para anggota Paskibraka yang kemudian saling berpelukan. Beberapa di antaranya bahkan tak mampu membendung air mata bahagia setelah menuntaskan tugas yang telah dipersiapkan selama berminggu-minggu.
“Saya lega karena apa yang saya impikan saya jalani dan berhasil. Semua ini berkat Tuhan,” ujar Denatha. Siswi berdarah Biak-Wondama yang bercita-cita menjadi Polwan itu mengaku sempat sulit tidur dan dihantui kekhawatiran gagal menjalankan tugas, namun doa dan dukungan kedua orang tuanya membuatnya lebih percaya diri.
Tangis haru juga terlihat dari Salonika Ketsa Sineri, siswi SMAN 2 Kota Sorong, yang terharu setelah menjalani latihan selama sekitar 1,5 bulan.
“Sungguh terharu karena kita latihan selama ini tidak sia-sia,” katanya sambil menyeka air mata. Ia juga mengaku bangga melihat rekan-rekannya berhasil menjalankan tugas pengibaran dengan baik.
Sementara itu, Bonefasius Sorowat, siswa SMA YPPK Agustinus asal Bintuni, menyebut disiplin, konsentrasi dan kekompakan menjadi kunci keberhasilan Paskibraka. Bagi mereka, keberhasilan mengibarkan Merah Putih bukan sekadar menjalankan tugas, tetapi menjadi buah dari latihan, doa dan perjuangan bersama yang akhirnya ditutup dengan air mata kebahagiaan. (**)







