SORSEL, PBD – Kantor Cabang Perum Bulog Teminabuan memastikan ketersediaan beras di wilayah kerja Kabupaten Sorong Selatan dan Maybrat aman hingga delapan bulan ke depan. Saat ini gudang menyimpan 601 ton beras, cukup untuk kebutuhan tiga bulan, dan akan ditambah 950 ton yang masuk bertahap hingga Desember 2026.
Hal itu disampaikan Pimpinan Kantor Cabang Bulog Teminabuan, Susanti Ismail saat ditemui awak media di ruang kerjanya, belum lama ini.
“Dengan wilayah kerja Kabupaten Sorong Selatan dan Kabupaten Maybrat, ketersediaan stok masih aman untuk tiga bulan ke depan,” ujar Susanti.
Stok 601 ton tersebut akan digunakan untuk penyaluran bulan Juli untuk ASN, program Gerakan Pangan Murah GPM, dan beras SPHP Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan. Dengan tambahan 950 ton hingga akhir tahun, total cadangan dipastikan mencukupi hingga delapan bulan ke depan.
Beras SPHP menjadi komoditas utama yang disalurkan Bulog untuk menjaga stabilitas harga di pasar. Program GPM rutin digelar agar masyarakat bisa mendapatkan beras dengan harga terjangkau sesuai Harga Eceran Tertinggi HET.
Selain beras, Bulog juga menyediakan bahan pokok lain seperti Minyak Goreng Befood, Beras Kita Premium, Beras Jempol Tani, dan Beras Setra Ramos Befood Premium.
Terkait distribusi, Susanti menjelaskan Bulog Teminabuan menggandeng jasa transportir PD Irian Bakti. Transportir tersebut bertugas menyalurkan beras khusus ASN di daerah pelosok dan terjauh kategori 3T.
“Penyaluran dan pendistribusian logistik di lapangan khusus ASN di daerah-daerah pelosok dan terjauh dilakukan oleh transportir PD Irian Bakti,” jelasnya.
Untuk wilayah dalam kota, Bulog menerapkan skema pengambilan langsung. Dinas-dinas dan instansi mengambil sendiri beras ke Gudang Bulog sesuai jadwal yang telah ditentukan.
“Sedangkan untuk dalam kota dinas-dinas mengambil sendiri ke Gudang Bulog dan selama ini tidak ada kendala di lapangan,” terangnya.
Skema dua jalur distribusi tersebut dinilai efektif memperlancar proses penyaluran. Susanti mengimbau masyarakat agar tidak khawatir atau melakukan panic buying terkait ketersediaan beras. Menurutnya, kepastian stok yang ada saat ini sudah dihitung sesuai kebutuhan dua kabupaten.
“Ketersediaan stok yang ada di Kantor Cabang Perum Bulog Teminabuan kami sampaikan agar masyarakat tidak perlu merasa khawatir karena stok di Bulog Cabang Teminabuan cukup aman untuk delapan bulan ke depan,” pungkasnya.
Bulog Teminabuan optimis mampu menjaga ketahanan pangan di Sorong Selatan dan Maybrat tetap stabil hingga akhir tahun. (david)







