SORONG, PBD – Badan Pusat Statistik (BPS) Papua Barat menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi Sensus Ekonomi 2026 serta Evaluasi Kegiatan 2026 bagi BPS Kabupaten/Kota se-Papua Barat dan Papua Barat Daya, di salah satu hotel di Kota Sorong, Papua Barat Daya, Jumat (30/10/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk melihat capaian, mengidentifikasi kendala, dan memastikan tindak lanjut. Keberhasilan SE2026 tidak hanya diukur dari progres pendataan, tetapi juga kelengkapan cakupan dan kualitas data. Seluruh BPS Kabupaten/Kota perlu memiliki pemahaman yang sama tentang prioritas penyelesaian.
Dalam arahannya, Kepala BPS Papua Barat, Ir. Merry, M.P., mengatakan tujuan dari rapat koordinasi ini untuk menyamakan persepsi hasil pendataan sensus ekonomi yang sudah berjalan di Papua Barat dan Papua Barat Daya.
“Jadi, kita bersama-sama dengan semua teman-teman BPS, karena proses sensus ekonomi sudah berjalan dari bulan Juni hingga sekarang ini dan besok akan berakhir,” ujarnya.
Ia meminta kepada Kepala BPS Kabupaten/Kota untuk mengawal proses pendataan sensus ekonomi ini hingga selesai. Baginya, rakor evaluasi ini adalah bagian dari semangat BPS untuk menyelesaikan data sensus ekonomi yang benar-benar dapat dipertanggungjawabkan dan nantinya digunakan oleh pemerintah dalam menyusun program kebijakan yang tepat sasaran.
Terkait progres pendataan Sensus Ekonomi 2026 secara nasional, Merry menyebutkan Provinsi Papua Barat saat ini berada di posisi ke – 4, sementara Provinsi Papua Barat Daya berada di posisi ke-37.
Lanjut, kata dia, dengan dilaksanakan sensus ekonomi ini, pihaknya ingin melihat terkait dengan struktur ekonomi, klasifikasi usaha, ekonomi digital dan juga ekonomi lingkungan. Sebab, sensus ekonomi ini dilaksanakan setiap 10 tahun sekali.
“Nah, 10 tahun yang lalu belum ada ekonomi digital, ekonomi digital itu misalnya orang belanja online dan lain sebagainya,” jelasnya.
Ia berharap output dari rapat koordinasi ini semua jajaran BPS berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh tahapan sensus ekonomi mulai dari pendataan sampai dengan proses cleaning data.

“Kami berharap mulai dari proses persiapan, pendataan sensus ekonomi sampai dengan cleaning data secepatnya rampung di hari ini,” pungkasnya.
Rakor evaluasi ini diharapkan menghasilkan komitmen bersama untuk menyelesaikan seluruh tahapan Sensus Ekonomi 2026 secara tuntas, akurat, dan berkualitas untuk membangun Papua Barat dan Papua Barat Daya. (Dav)







