Keluarga Palang dan Letakkan Babi di Depan Kantor DPRP, Gubernur : Itu Urusan Mereka

oleh -1 Dilihat

SORONG, PBD – Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu akhirnya buka suara menanggapi secara singkat terkait aksi pemalangan yang dilakukan keluarga IWK, tersangka yang tersandung Kasus dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) pengadaan seragam dan atribut anggota DPRP Provinsi Papua Barat Daya.

Hal ini ditanggapi Gubernur PBD Elisa Kambu usai usai membuka pelaksanaan Rakerwil I DMI Papua Barat Daya bertempat di Aula ACC Al-Akbar, Kota Sorong, Jumat (9/1/2026).

Gubernur Elisa menyebut bahwa aksi pemalangan yang dilakukan merupakan urusan massa aksi.

“Itu urusan mereka,” singkat Gubernur PBD Elisa Kambu menjawab pertanyaan Sorongnews.com terkait aksi pemalangan yang dilakukakan.

Sebelumnya diberitakan Sorongnews.com, Kasus dugaan Tipikor pengadaan seragam dan atribut anggota DPRP Provinsi Papua Barat Daya berbuntut aksi pemalangan Kantor DPRP oleh keluarga tersangka berinisial IWK, Jumat (9/1/2026).

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas penahanan IWK yang dinilai tidak adil oleh pihak keluarga. Massa aksi yang terdiri dari keluarga dan kerabat tersangka menutup seluruh akses masuk Kantor DPRP Papua Barat Daya dengan memasang gembok serta membentangkan spanduk berisi tuntutan.

Massa aksi memasang spanduk tepat di pintu masuk Kantor DPRP Papua Barat Daya dengan tulisan ‘Kapolresta Sorong Kota Jangan Sembunyikan Bendahara dan Ketua DPRP Provinsi Papua Barat Daya’.

Tak hanya itu, sebagai simbol adat atas kasus hukum yang menimpa tersangka IWK, massa turut meletakkan seekor babi berukuran besar tepat di depan pintu masuk kantor DPR PBD. (Jharu)

📲
Instal Aplikasi Sorong News
Baca berita Papua Barat Daya lebih cepat langsung dari perangkat Anda.
Cara instal di iPhone/iPad:

1. Buka Sorong News dengan Safari.
2. Tekan Bagikan.
3. Pilih Tambahkan ke Layar Utama.
4. Tekan Tambah.
Instalasi otomatis belum tersedia.

Gunakan menu browser: Install App, Install, atau Add to Home Screen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *