SORONG, PBD – Memeriahkan peringatan Hari Guru Nasional (HGN) ke-81 tahun 2026, Panitia Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Sorong menggelar karnaval budaya yang melibatkan puluhan sekolah dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA se-Kota Sorong.
Karnaval budaya yang dimulai dari depan Ramayana dan finish di depan gedung Samu Siret pemerintah Kota Sorong, Jumat (6/11/2026) tersebut menjadi pembuka rangkaian kegiatan peringatan HGN ke-81 sekaligus pencanangan Bulan Guru yang puncaknya akan diperingati melalui upacara pada 25 November 2026.
Sebanyak 96 peserta sebelumnya mendaftarkan diri untuk mengikuti karnaval. Namun, hingga pelaksanaan kegiatan, tercatat 74 peserta yang bertahan dan ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Sepanjang rute karnaval, masing-masing sekolah menampilkan kreativitas, kekompakan, serta keunikan budaya yang diusung.
Ketua Panitia Hari Guru Nasional ke-81 Kota Sorong, Yokbet Malibela, menjelaskan bahwa karnaval budaya sengaja dipilih sebagai kegiatan pembuka untuk mengingatkan masyarakat bahwa November merupakan bulan penting bagi para guru yang selama ini berperan besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Menurutnya, guru perlu mendapatkan penghargaan dan apresiasi khusus atas dedikasi mereka dalam mendidik serta membentuk masa depan generasi penerus bangsa.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin masyarakat kembali mengenal bahwa pada bulan November ada hari penting bagi para guru. Guru perlu diberikan penghargaan dan apresiasi khusus atas pengabdian mereka dalam mendidik anak bangsa,” ungkapnya.

Yokbet mengatakan, sesuai arahan Dinas Pendidikan Kota Sorong, rangkaian peringatan tahun ini tidak dibuat dengan terlalu banyak kegiatan maupun perlombaan yang bersifat seremonial. Panitia berupaya merangkum kegiatan dalam beberapa agenda utama agar pelaksanaannya lebih efektif dan bermakna.
Setelah karnaval budaya, rangkaian kegiatan akan dilanjutkan dengan sejumlah perlombaan, di antaranya futsal, catur, dan paduan suara. Khusus lomba paduan suara, peserta akan membawakan lagu Mars PGRI sekaligus mengangkat kekayaan budaya lokal, khususnya budaya Tanah Malamoi.
Dalam karnaval budaya tersebut, penilaian peserta meliputi kekompakan, kerapian, serta kemampuan masing-masing sekolah mengangkat dan menampilkan unsur budaya lokal Papua.
Melalui rangkaian peringatan HGN ke-81 ini, panitia berharap semangat menghargai profesi guru semakin tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat kecintaan generasi muda terhadap budaya lokal Papua Barat Daya. (oke)






