Setelah Dipalang Berhari-hari, Palang Pertamina EP Papua Field Sorong Akhirnya Dibuka

oleh -116 Dilihat

SORONG, PBD – Setelah sempat dipalang, Kantor Pertamina EP Papua Field Sorong akhirnya kembali dibuka oleh masyarakat adat, Minggu (4/10/2026) dini hari.

Pembukaan palang dilakukan secara adat oleh Kepala Suku Besar Moi Raya, Yeri Su bersama ahli waris Marga Kalami, Erkanus Kalami. Prosesi pembukaan dilakukan pada subuh hari dengan disaksikan perwakilan manajemen Pertamina EP Papua Field Sorong dan aparat keamanan.

Dengan dibukanya palang tersebut, akses keluar masuk kantor dan aktivitas operasional perusahaan pelat merah itu kembali normal.

Erkanus Kalami selaku ahli waris membenarkan adanya pembukaan palang tersebut. Ia mengatakan palang dibuka setelah adanya komunikasi dan kesepahaman antara pihaknya dengan manajemen Pertamina EP Papua Field Sorong.

“Benar, palang sudah dibuka tadi pagi subuh. Sudah koordinasi dengan Kepala Pertamina EP Sorong,” ujar Erkanus saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Minggu (4/10/2026) siang.

Menurut Erkanus, antara Marga Kalami-Klakalus sebagai pemilik hak ulayat dengan pihak Pertamina EP Papua Field Sorong telah mencapai kesepakatan bersama. Kesepakatan itu menjadi dasar dibukanya kembali akses kantor yang sebelumnya sempat tertutup akibat aksi palang.

“Kami dari Marga Kalami-Klakalus dan pihak Pertamina EP sudah ada kesepakatan. Jadi hari ini palang kami buka,” ungkapnya.

Saat ditanya soal tuntutan ganti rugi senilai Rp1 miliar, ia belum bisa memberikan jawaban.

“Saya belum bisa jawab, nanti setelah hari Selasa besok baru saya bisa jawab,” tegasnya.

Sebelumnya, Kantor Pertamina EP Papua Field Sorong dipalang oleh masyarakat adat sebagai bentuk protes terkait tuntutan hak ulayat. Aksi pemalangan tersebut sempat mengganggu aktivitas operasional dan pelayanan di lingkungan kantor.

Pihak Pertamina EP Papua Field Sorong sendiri menyambut baik dibukanya palang tersebut. Dengan kembali normalnya operasional, perusahaan dapat kembali fokus menjalankan aktivitas.

Pembukaan palang sebagai wujud rasa kasih sayang keluarga besar Kalami dan pembukaan palang adat dilakukan untuk memberikan ruang bagi proses komunikasi dan penyampaian aspirasi secara terbuka serta bermartabat.

Selanjutnya, aspirasi dan kepentingan yang disampaikan oleh Keluarga Besar Kalami akan ditindaklanjuti melalui audiensi dengan pihak-pihak terkait. Audiensi tersebut diharapkan menjadi ruang dialog untuk membahas berbagai hal yang menjadi perhatian Keluarga Besar Kalami serta mencari langkah penyelesaian sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang berlaku.

Field Manager Papua, Ardi, menyampaikan penghargaan dan rasa hormat atas dibukanya palang adat tersebut dan menegaskan komitmen untuk terus membangun komunikasi yang baik dengan seluruh pihak. Menurutnya, dialog dan musyawarah merupakan langkah penting dalam memahami aspirasi masyarakat serta mencari solusi dengan tetap menghormati adat, hak ulayat, dan ketentuan yang berlaku.

“Kami menghargai proses yang telah berlangsung dan mengapresiasi dibukanya palang adat. Kami berharap setiap aspirasi melalui mekanisme yang baik, terbuka, dan konstruktif, sehingga dapat ditemukan langkah penyelesaian yang memberikan manfaat bagi semua pihak,” ujar Field Manager Papua.

Dengan dilaksanakannya pembukaan palang adat ini, diharapkan proses komunikasi dan koordinasi antara seluruh pihak dapat berjalan dengan baik, sehingga tercipta suasana yang aman, tertib, kondusif, serta mengedepankan penghormatan terhadap adat, hak ulayat, dan kepentingan masyarakat.

Sementara itu, situasi di sekitar Kantor Pertamina EP Papua Field Sorong terpantau aman dan kondusif. Aktivitas karyawan sudah kembali berjalan seperti biasa. (Dav)

📲
Instal Aplikasi Sorong News
Baca berita Papua Barat Daya lebih cepat langsung dari perangkat Anda.
Cara instal di iPhone/iPad:

1. Buka Sorong News dengan Safari.
2. Tekan Bagikan.
3. Pilih Tambahkan ke Layar Utama.
4. Tekan Tambah.
Instalasi otomatis belum tersedia.

Gunakan menu browser: Install App, Install, atau Add to Home Screen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *