MANOKWARI, PAPUA BARAT – Putra daerah Papua Barat, Yosias Saroy, menyatakan kesiapannya maju sebagai bakal calon Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Barat. Ia mengaku telah mengantongi dukungan dari sedikitnya 24 cabang olahraga dan dari 3 kabupaten yang siap mengantarkannya dalam pertarungan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Papua Barat.
Yosias mengatakan, keputusan untuk maju sebagai calon Ketua Umum KONI Papua Barat telah melalui komunikasi dengan sejumlah pimpinan cabang olahraga. Ia menegaskan akan mengikuti seluruh proses pemilihan secara sportif, profesional dan demokratis.
“Sebelum saya maju sebagai bakal calon Ketua Umum KONI Papua Barat, saya sudah melakukan komunikasi dan mendapat dukungan dari beberapa cabang olahraga. Saya siap bertanding secara sportif dan profesional,” ujar Yosias.
Sebagai putra daerah Papua Barat, Yosias membawa komitmen untuk membangun olahraga dengan semangat kebersamaan. Jika dipercaya memimpin KONI Papua Barat, ia berjanji akan merangkul seluruh masyarakat dari berbagai suku dan latar belakang yang berada di Papua Barat.
“Kalau Tuhan mengizinkan saya memimpin KONI Papua Barat, saya akan merangkul semua suku Nusantara yang ada di Papua Barat. Sebagai tuan rumah, kita harus berada di dalam rumah kita sendiri,” katanya.
Yosias mengibaratkan masyarakat asli Papua Barat sebagai bagian dari fondasi Rumah Kaki Seribu yang menjadi kekuatan utama, sementara seluruh elemen lainnya menjadi penyangga yang bersama-sama menopang pembangunan olahraga di Papua Barat.
Ia optimistis dapat memenangkan pemilihan Ketua Umum KONI Papua Barat dengan dukungan dari pimpinan cabang olahraga yang berada di kabupaten dan kota se-Papua Barat.
Tak hanya soal organisasi, Yosias juga menyoroti persoalan kesejahteraan atlet yang selama ini menjadi perhatian cabang olahraga. Jika terpilih, ia berkomitmen menyelesaikan berbagai persoalan tersebut secara bertahap melalui komunikasi dan pendekatan bersama.
“Terutama masalah hak-hak atlet. Saya akan berusaha melakukan pendekatan untuk menyelesaikan persoalan tersebut agar ke depan kondisi olahraga kita bisa lebih baik,” tegasnya.
Menurut Yosias, pencalonannya tidak didasari kepentingan pribadi. Ia mengaku terpanggil karena melihat masih banyak persoalan yang perlu dibenahi dalam pengelolaan olahraga di Papua Barat.
Ia juga ingin membuka ruang yang lebih besar bagi generasi muda yang memiliki bakat olahraga tetapi belum mendapatkan kesempatan.
“Kita akan merangkul pemuda-pemudi yang belum mendapatkan pekerjaan, tetapi memiliki bakat olahraga yang luar biasa. Hobi dan talenta mereka harus kita arahkan sehingga bisa menjadi jalan menuju masa depan,” ujarnya.
Yosias sendiri bukan sosok baru dalam dunia olahraga. Ia mengaku telah lama mencintai berbagai cabang olahraga, di antaranya sepak bola, bola voli dan panahan.
Pengalamannya di dunia olahraga juga cukup panjang. Ia pernah memimpin Perseman Manokwari, menjadi Ketua Umum KONI Kabupaten Pegunungan Arfak, serta memimpin Persatuan Sepak Bola Pegunungan Arfak (Persegaf) yang berlaga di Liga 4 Papua Barat.
“Untuk pencalonan ini, sudah ada 24 pimpinan cabang olahraga dan 3 Kabupaten yang memberikan dukungan kepada saya. Dukungan tersebut masih terus bertambah dan saya optimistis bisa memenangkan pemilihan Ketua Umum KONI Papua Barat,” ungkapnya.
Meski optimistis, Yosias tetap mengajak seluruh insan olahraga Papua Barat untuk menghormati proses Musorprov dan mendukung siapa pun yang nantinya terpilih.
Ia berharap pemilihan Ketua Umum KONI Papua Barat dapat menghasilkan pemimpin yang mampu membawa perubahan serta meningkatkan prestasi olahraga Papua Barat di tingkat nasional.
Asosiasi Futsal Papua Barat Nyatakan Dukungan
Sementara itu, Ketua Asosiasi Futsal Papua Barat, Aloysius Paulus Siep, menyatakan dukungan kepada Yosias Sayori untuk maju sebagai calon Ketua Umum KONI Papua Barat.
Aloysius menilai pencalonan tersebut menjadi momentum penting bagi insan olahraga di Papua Barat untuk melakukan pembenahan dan membangun kembali prestasi olahraga daerah.
“Kehadiran saya di sini menunjukkan bahwa Futsal Papua Barat mendukung Yosias Saroy sebagai calon Ketua Umum KONI Papua Barat. Kami percaya, jika olahraga berada di tangan Kakak Yosias Saroy, olahraga Papua Barat akan hidup kembali,” ujar Aloysius.
Ia berharap kepemimpinan KONI Papua Barat ke depan dapat melakukan pembenahan terhadap struktur organisasi sehingga pengelolaan olahraga berjalan lebih sehat, transparan dan profesional.
Aloysius juga menilai Musorprov KONI Papua Barat perlu segera dilaksanakan. Pasalnya, agenda olahraga nasional sudah menanti, termasuk persiapan menghadapi tahapan Pra-PON dan PON yang akan dilaksanakan di Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Proses pemilihan ini harus segera dilaksanakan. Jangan sampai terlalu lama, karena ketua terpilih nantinya memiliki tanggung jawab besar mempersiapkan atlet dari masing-masing cabang olahraga,” katanya.
Sebagai Ketua Asosiasi Futsal Papua Barat sekaligus anggota DPR, Aloysius mengatakan dirinya memahami pentingnya percepatan proses pemilihan agar KONI Papua Barat segera memiliki kepemimpinan definitif yang dapat bekerja mempersiapkan atlet dan cabang olahraga menghadapi agenda nasional.
“Kami berharap struktur organisasi KONI Papua Barat ke depan dapat berjalan dengan baik dan sehat. Dengan kehadiran kami hari ini, Asosiasi Futsal Papua Barat siap mendukung Kakak Yosias Sayori untuk duduk sebagai Ketua Umum KONI Papua Barat,” pungkasnya. (Rolly)







