AIMAS, PBD – Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Papua Barat Daya, Septinus Lobat, resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) XII Partai Golkar Kabupaten Sorong di Gedung Aquarius, Aimas, Selasa (28/7/2026). Momentum Musda dimanfaatkan sebagai titik awal konsolidasi besar-besaran untuk mengembalikan kejayaan Partai Golkar di Papua Barat Daya sekaligus mempersiapkan kemenangan pada Pemilu 2029.
Musda XII dihadiri Bupati Sorong Dr. John Kamuru, jajaran Pengurus DPD I Partai Golkar Papua Barat Daya, para Ketua DPD II Partai Golkar kabupaten/kota se-Papua Barat Daya, pengurus tingkat distrik, organisasi sayap partai, serta ratusan kader Golkar.
Dalam arahannya, Septinus Lobat mengajak seluruh kader menjadikan Musda sebagai momentum memperkuat soliditas partai. Menurutnya, Golkar pernah menjadi kekuatan politik dominan di hampir seluruh wilayah Papua Barat Daya, namun kini harus bekerja lebih keras untuk mengembalikan kejayaan tersebut.
“Dulu Golkar berjaya di hampir seluruh Papua Barat Daya. Belakangan ini kita hanya kuat di Kota Sorong. Ini yang harus kita balikkan,” tegas Lobat.
Ia menegaskan, langkah pertama yang harus dilakukan adalah memperkuat struktur organisasi mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota, distrik hingga kampung. Menurutnya, kemenangan politik hanya dapat diraih apabila mesin partai bekerja secara menyeluruh sampai ke akar rumput.
“Kita tidak bisa kerja setengah-setengah. Setelah DPD II terbentuk, pengurus harus turun sampai ke distrik dan kampung. Di situlah kekuatan politik sesungguhnya,” ujarnya.
Selain penguatan struktur, DPD I Golkar Papua Barat Daya juga menaruh perhatian besar terhadap regenerasi kader. Lobat mengatakan, partainya akan memberikan ruang yang lebih luas kepada generasi muda untuk mengambil peran strategis, tanpa mengesampingkan kader senior yang memiliki pengalaman dan rekam jejak politik.
“Kita siapkan kader muda karena mereka jumlahnya besar dan punya potensi. Tapi kita juga tetap gunakan kader yang punya rekam jejak untuk memastikan kemenangan,” katanya.
Menghadapi Pemilu 2029, Golkar Papua Barat Daya memasang target peningkatan perolehan kursi legislatif. Untuk DPR Papua Barat Daya, partai berlambang pohon beringin itu menargetkan perolehan kursi meningkat dari delapan menjadi sedikitnya sepuluh kursi.
“Kita harus punya target yang jelas. Jangan jalan tanpa arah. Dari delapan kursi, kita targetkan sepuluh kursi. Kalau bisa lebih, itu lebih baik,” ujarnya optimistis.
Lobat juga menilai keberadaan kepala daerah dan wakil kepala daerah dari Partai Golkar menjadi modal penting untuk memperkuat basis dukungan masyarakat. Ia menyebut Kabupaten Sorong, Sorong Selatan, Tambrauw, dan Maybrat memiliki potensi besar menjadi lumbung suara Golkar, sementara konsolidasi di Kabupaten Raja Ampat terus diperkuat.
“Kita dorong kepala daerah atau wakil kepala daerah untuk bersama-sama memperkuat Golkar. Ini akan menjadi daya ungkit besar untuk kemenangan,” katanya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Sorong, Febry Jein Andjar, menegaskan bahwa Musda XII bukan sekadar agenda memilih ketua baru, tetapi menjadi momentum memperkuat persatuan dan soliditas seluruh kader.
Menurutnya, konsolidasi organisasi harus dilakukan secara berjenjang dengan melibatkan seluruh elemen partai, mulai dari pengurus, fraksi hingga simpatisan dan masyarakat.
“Konsolidasi adalah kunci. Semua kader, baik pengurus maupun fraksi, wajib bergerak bersama dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat,” ujar Febry.
Ia mengingatkan seluruh kader agar fokus membangun fondasi organisasi yang kuat sebelum berbicara mengenai target politik yang lebih besar.
“Arahan DPD I sudah jelas, jangan lompat terlalu jauh. Kita benahi dulu struktur dan kekuatan partai. Kalau fondasinya kuat, kemenangan akan mengikuti,” tandasnya.
Melalui Musda XII ini, Partai Golkar Kabupaten Sorong diharapkan mampu melahirkan kepengurusan yang solid dan mampu menjalankan program konsolidasi hingga tingkat kampung. Dengan strategi penguatan organisasi, regenerasi kader, serta target politik yang terukur, Golkar Papua Barat Daya optimistis kembali menjadi salah satu kekuatan politik utama di wilayah tersebut pada Pemilu 2029. (Oke)







