RAJA AMPAT, PBD – Anggota DPRK Raja Ampat jalur Otonomi Khusus (Otsus) Daerah Pemilihan (Dapil) I, Wolter Gaman, S.S., mendesak Pemerintah Kabupaten Raja Ampat melalui Dinas Kesehatan agar segera memfungsikan gedung baru Puskesmas Tiplol di Kampung Go, Distrik Tiplol Mayalibit.
Saat dihubungi melalui sambungan telepon pada Jumat (10/7/2026), Wolter mengaku telah berulang kali berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan terkait rencana pemindahan pelayanan kesehatan dari gedung lama ke gedung baru.
“Saya sudah puluhan kali bertemu dengan Kepala Dinas Kesehatan untuk membahas pemindahan tenaga kesehatan ke gedung baru. Karena kondisi puskesmas lama sudah tidak layak lagi digunakan,” ujarnya.
Menurut Wolter, Kepala Dinas Kesehatan sebelumnya menyampaikan bahwa proses pemindahan akan dilakukan setelah pelantikan pejabat eselon III dan IV.
Ia menjelaskan, persoalan pemindahan tersebut juga telah beberapa kali dibahas bersama masyarakat. Dalam pertemuan itu, warga dari lima kampung, yakni Kampung Go, Kampung Beo, Kampung Araway, Kampung Kabilol, dan Kampung Warimak, telah menyepakati pemindahan pelayanan ke gedung baru dengan tetap mempertahankan nama Puskesmas Tiplol.
Wolter juga mengungkapkan bahwa sebelumnya sempat muncul rencana pemalangan gedung baru oleh kepala adat setempat. Namun, menurutnya, telah dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama.
“Yang sebenarnya ditandatangani itu adalah perubahan nama dari Puskesmas Waifoi menjadi Puskesmas Tiplol. Tetapi jika melihat isi kesepakatan tersebut, artinya lima kampung itu sudah sepakat agar puskesmas segera dipindahkan ke ibu kota distrik,” jelasnya.
Sebagai putra asli yang tumbuh besar di Kampung Waifoi, Wolter mengaku memahami langsung kondisi puskesmas lama yang dinilai sudah tidak memenuhi kelayakan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Saya sangat miris melihat gedung baru yang sudah dibangun dengan baik, tetapi sampai sekarang belum juga dimanfaatkan. Padahal sesuai ketentuan, puskesmas seharusnya berada di ibu kota distrik,” tegasnya.
Melalui pernyataan tersebut, Wolter mendesak Pemerintah Kabupaten Raja Ampat, khususnya Dinas Kesehatan, agar segera menindaklanjuti aspirasi masyarakat dengan memindahkan pelayanan kesehatan ke gedung baru sehingga fasilitas yang telah dibangun dapat segera dimanfaatkan untuk melayani masyarakat Distrik Tiplol Mayalibit. (Niko)







