Tingkatkan Kesiapsiagaan, PLN UP3 Sorong Gelar Simulasi Tanggap Darurat Kebakaran Bersama Damkar

oleh -3 Dilihat

SORONG, PBD – PT PLN (Persero) UP3 Sorong menggelar simulasi tanggap darurat kebakaran bersama Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Sorong sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan pegawai dalam menghadapi kondisi darurat, khususnya potensi kebakaran di lingkungan kerja.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda rutin PLN untuk meningkatkan awareness seluruh pegawai terhadap risiko keadaan darurat. Melalui simulasi ini, para pegawai tidak hanya diberikan pemahaman mengenai pencegahan kebakaran, tetapi juga dilatih melakukan tindakan awal sebelum bantuan profesional tiba.

Manager PLN UP3 Sorong, Deni Muhammad Abrar, mengatakan simulasi tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun. Menurutnya, kesiapsiagaan menjadi hal penting agar seluruh pegawai mampu mengambil tindakan yang tepat ketika menghadapi kejadian yang tidak terduga dan bersifat emergensi.

“Memang ini jadwal rutin kita setiap tahun. Kita lakukan simulasi untuk meningkatkan awareness kepada seluruh pegawai agar rekan-rekan bisa lebih siap apabila menghadapi kejadian-kejadian yang tidak terduga dan sifatnya emergensi,” ujar Deni usai simulasi di halaman kantor PLN UP3 Sorong, Jumat (28/8/2026).

Ia menjelaskan, dari sisi fasilitas, lingkungan PLN UP3 Sorong telah dilengkapi sejumlah peralatan untuk mengantisipasi risiko kebakaran, salah satunya Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang tersedia di masing-masing kantor. PLN juga memiliki perlengkapan pendukung lainnya untuk membantu penanganan kondisi darurat.

Dalam simulasi tersebut, Kepala Damkar Kota Sorong, Ridwan Iribaram memberikan edukasi mengenai prinsip dasar terjadinya api yang dikenal dengan segitiga api, yakni adanya bahan bakar, oksigen dan panas. Dengan memahami tiga unsur tersebut, pegawai diharapkan mengetahui cara memutus salah satu unsur agar api dapat dikendalikan.

Petugas juga mempraktikkan tata cara penggunaan berbagai sarana pemadaman, mulai dari APAR, APAB, hydrant hingga metode pemadaman secara tradisional. Salah satu skenario yang diperagakan yakni penanganan kebakaran akibat kompor meledak serta penggunaan hydrant halaman yang tersedia di lingkungan PLN.

Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana dalam menjalankan tugas. Saat ini, Damkar Kota Sorong hanya memiliki dua unit mobil pemadam kebakaran, sementara kantor mereka masih menempati lantai empat sebuah gedung.

Ridwan juga menyoroti belum tersedianya hydrant di sejumlah jalan protokol di Kota Sorong yang seharusnya dapat menjadi salah satu fasilitas pendukung dalam penanganan kebakaran.

“Kami berharap ke depan sarana dan prasarana dapat semakin memadai sehingga kinerja Damkar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat juga semakin meningkat,” katanya.

Melalui simulasi bersama tersebut, PLN UP3 Sorong berharap seluruh pegawai semakin memahami langkah penanganan awal ketika terjadi kebakaran. Kesiapsiagaan tersebut dinilai penting untuk meminimalkan risiko, mencegah api semakin meluas dan melindungi keselamatan jiwa maupun aset perusahaan. (Oke)

📲
Instal Aplikasi Sorong News
Baca berita Papua Barat Daya lebih cepat langsung dari perangkat Anda.
Cara instal di iPhone/iPad:

1. Buka Sorong News dengan Safari.
2. Tekan Bagikan.
3. Pilih Tambahkan ke Layar Utama.
4. Tekan Tambah.
Instalasi otomatis belum tersedia.

Gunakan menu browser: Install App, Install, atau Add to Home Screen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *