MANOKWARI, PAPUA BARAT – Musyawarah Luar Biasa KONI Provinsi Papua Barat resmi dibuka, Kamis (17/9/2026). Kegiatan yang diselenggarakan KONI Papua Barat tersebut dihadiri jajaran KONI Pusat, pemerintah daerah, pengurus cabang olahraga serta para tamu undangan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Barat Ali Baham Temongmere dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras mempersiapkan dan menyelenggarakan Musyawarah Luar Biasa KONI Papua Barat.
“Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia yang sudah bekerja keras untuk menyelenggarakan kegiatan ini. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada KONI Pusat dan seluruh tamu undangan yang dapat hadir pada hari ini,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan olahraga memiliki arti penting bagi kemajuan Papua Barat. Melalui forum koordinasi seperti Musyawarah Luar Biasa, seluruh pihak dapat mengevaluasi pencapaian yang telah diraih sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan prestasi olahraga Papua Barat di tingkat nasional maupun internasional.
Ia menegaskan bahwa olahraga bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana membangun persatuan dan kebersamaan masyarakat Papua Barat.
“Kami juga sudah mendengarkan presentasi yang disampaikan oleh Ketua Umum KONI Pusat. Kami menyadari bahwa perjalanan membangun olahraga tidaklah mudah, sehingga dibutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah, KONI, cabang-cabang olahraga dan para atlet,” katanya.
Pemerintah Provinsi Papua Barat, lanjutnya, berkomitmen mendukung pembinaan olahraga, baik dari sisi anggaran maupun penyediaan fasilitas olahraga.
Sekda berharap Musyawarah Luar Biasa tersebut dapat menghasilkan keputusan yang membawa KONI Papua Barat menjadi lebih baik ke depan, dengan kepemimpinan yang solid serta program kerja yang transparan.
“Program kerja yang transparan menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam menciptakan prestasi-prestasi yang mampu mengharumkan nama baik Papua Barat di berbagai ajang, mulai dari tingkat daerah hingga nasional,” tuturnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta Musyawarah Luar Biasa menjadikan momentum tersebut sebagai titik tolak untuk bangkit dan bersatu membangun olahraga Papua Barat agar semakin maju dan berdaya saing.
“Semangat persaudaraan yang kita bangun hari ini akan terus terjaga dalam setiap langkah pembinaan olahraga di daerah,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Sekda juga menyinggung pentingnya konsolidasi internal serta tata kelola administrasi dan keuangan KONI yang tertib. Hal itu disampaikan seiring adanya informasi mengenai kegiatan pemerintah dan pembangunan kemasyarakatan bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Oleh karena itu, kami sampaikan kepada forum yang terhormat ini, siapapun yang akan terpilih menjadi pemimpin, kiranya konsolidasi internal perlu dilakukan dengan baik. Administrasi keuangan agar dilaksanakan secara tertib, tentunya pembinaan prestasi berjenjang dan semua cabang olahraga dilakukan secara profesional dan efektif,” tegasnya.
Usai sambutan Sekretaris Daerah Papua Barat, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan resmi Musyawarah Luar Biasa KONI Papua Barat. Pembukaan kemudian ditandai dengan prosesi toki tifa bersama sebagai simbol dimulainya seluruh rangkaian musyawarah.
Musyawarah Luar Biasa ini selanjutnya menjadi forum bagi anggota KONI Papua Barat untuk membahas agenda organisasi dan menentukan kepemimpinan KONI Papua Barat ke depan. (Rolly)







