SORONG, PBD – Konferensi Cabang (Konfercab) IV Nahdlatul Ulama (NU) Kota Sorong sukses digelar di Masjid Baitussalam Kilometer 10, Kota Sorong, Minggu (2/8/2026).
Mengusung tema “Bergerak Memberdayakan Umat Memasuki Abad Kedua Nahdlatul Ulama”, forum tertinggi organisasi ditingkat cabang ini menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan NU Kota Sorong untuk lima tahun ke depan.
Konfercab dihadiri jajaran pengurus, ulama, tokoh masyarakat, serta perwakilan tujuh Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama se-Kota Sorong. Selain menjadi ajang evaluasi program kerja, kegiatan ini juga menjadi forum musyawarah untuk memilih Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Sorong periode 2026–2031.
Jalannya persidangan dipimpin Aryfudin, S.E., M.M. sebagai Pimpinan Sidang dengan didampingi Mawardi Wugaje, M.Pd.I sebagai Sekretaris Sidang. Seluruh rangkaian sidang berlangsung tertib, demokratis, dan sesuai mekanisme organisasi sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Nahdlatul Ulama.
Sebelum memasuki agenda pemilihan Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Sorong, peserta sidang terlebih dahulu menetapkan K.H. Uso sebagai Rais Syuriah PCNU Kota Sorong melalui mekanisme musyawarah mufakat.
Selanjutnya, sidang pleno menetapkan dua bakal calon Ketua PCNU Kota Sorong, yakni Ustaz H. Abidin dan Ustaz Muhammad Muhyiddin. Proses pemungutan suara kemudian dilaksanakan dengan melibatkan tujuh MWC NU Kota Sorong sebagai pemegang hak suara.
Hasil pemungutan suara menunjukkan Ustaz Muhammad Muhyiddin memperoleh enam suara, sedangkan Ustaz H. Abidin memperoleh satu suara. Dengan hasil tersebut, Ustaz Muhammad Muhyiddin resmi ditetapkan sebagai Ketua PCNU Kota Sorong periode 2026–2031.
Ketua terpilih, Ustaz Muhammad Muhyiddin, menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan kepadanya.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan oleh seluruh MWC. Amanah ini bukan hanya menjadi tanggung jawab saya pribadi, tetapi merupakan tanggung jawab bersama untuk membesarkan Nahdlatul Ulama serta terus memberdayakan umat di Kota Sorong,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh pengurus dan warga Nahdliyin untuk tetap menjaga persatuan serta bersama-sama membangun organisasi agar semakin memberikan manfaat bagi masyarakat.
Usai menetapkan Ketua PCNU Kota Sorong terpilih, sidang Konfercab IV dilanjutkan dengan pembentukan tim formatur yang diberikan mandat untuk mendampingi ketua terpilih dalam menyusun struktur kepengurusan PCNU Kota Sorong periode 2026–2031.
Pembentukan tim formatur diharapkan menghasilkan susunan kepengurusan yang solid, representatif, dan mampu menjalankan roda organisasi secara optimal guna memperkuat peran Nahdlatul Ulama dalam bidang keagamaan, pendidikan, sosial kemasyarakatan, serta pemberdayaan umat di Kota Sorong.
Dengan berakhirnya seluruh tahapan Konfercab IV, NU Kota Sorong diharapkan semakin memperkuat konsolidasi organisasi dan mampu menjawab berbagai tantangan umat memasuki abad kedua Nahdlatul Ulama melalui kepemimpinan baru yang amanah, inklusif, dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat. (**/oke)







